Beranda > Media Pembelajaran > Mengenal Anatomi Siput

Mengenal Anatomi Siput

Haloooo,…kang guru datang lagi adik-adik.
Heemmm., bagaimana kabar…..baik bukan ? Nah kali ini kang guru akan mengajak adik-adik untuk mengetahui tentang anatomi siput.
Siapa yang pernah lihat siput ? …kang guru yakin, pasti semua pernah melihat siput.
Siput atau keong adalah nama umum yang diberikan untuk anggota kelas moluska Gastropoda. Dalam arti sempit, istilah ini diberikan bagi mereka yang memiliki cangkang bergelung pada tahap dewasa. Dalam arti luas, yang juga menjadi makna “Gastropoda”, mencakup siput dan siput bugil (siput tanpa cangkang, dalam bahasa Jawa dikenal sebagai resrespo). Kelas Gastropoda menempati urutan kedua terbanyak dari segi jumlah spesies anggotanya setelah Insecta (serangga). Habitat, bentuk, tingkah laku, dan anatomi siput pun sangat bervariasi di antara anggota-anggotanya.

Siput dapat ditemukan pada berbagai lingkungan yang berbeda: dari parit hingga gurun, bahkan hingga laut yang sangat dalam. Sebagian besar spesies siput adalah hewan laut. Banyak juga yang hidup di darat, air tawar, bahkan air payau. Kebanyakan siput merupakan herbivora, walaupun beberapa spesies yang hidup di darat dan laut dapat merupakan omnivora atau karnivora predator. Beberapa contoh Gastropoda adalah bekicot (Achatina fulica), siput kebun (Helix sp.), siput laut (Littorina sp.) dan siput air tawar (Limnaea sp.)

Nah, Yuk..kita mulai saja..

O,ya adik-adik, mulai postingan dua hari ke depan mungkin untuk anatomi hewan kang guru hentikan dulu,….biar gak bosan kang guru akan menyajikan secara bergantian dari mengenal matematika, sains, mengenal peta, mengenal organ tubuh, mengenal gerhana bulan, matahari, mengenal tata surya dll yang akan kang guru posting secara selang-seling, ….Bagaimana ? Setuju Kan ?…

Nah sekarang yuk kita main dulu,…(tunggu yangnkoneksinya lambat).


Mau download ?…klik kanan disini terus simpan di komputer adik-adik….Sampai Jumpa…………

About these ads
  1. Mei 23, 2014 pukul 10:40 am

    Its like you read my mind! You seem to know a lot about this, like you
    wrote the book in it or something. I think that you could do
    with some pics to drive the message home a bit, but instead of that, this is magnificent blog.

    An excellent read. I’ll certainly be back.

  2. Juli 18, 2013 pukul 8:50 am

    We should add gray hair chinese remedy a little saffron.

    Urvashi will not come back to Armaan. I want them to become” Barebody and Beautiful. Remove the wrapping from your head and use a gray hair chinese remedy mild shampoo. It just absolutely gets on my last nerve! It was directed by John Frankenheimer, and produced by Charla Bear and Davar Iran Ardalan. There’s gray hair chinese remedy no point in me staying. It usually makes its first appearance between birth and the first desiring female who comes along will snap you up.

  3. Juni 18, 2013 pukul 7:34 am

    Everything is very open with a very clear description
    of the challenges. It was really informative. Your site is very helpful.

    Thanks for sharing!

  4. Mei 29, 2013 pukul 3:54 pm

    Hi there, I discovered your site by the use of Google even
    as looking for a similar matter, your web site got here up, it looks
    great. I’ve bookmarked it in my google bookmarks.
    Hello there, just was alert to your weblog through Google, and found that it’s truly informative.
    I am going to be careful for brussels. I’ll appreciate in the event you continue this in future. A lot of people can be benefited out of your writing. Cheers!

  5. Agustus 9, 2010 pukul 10:15 am

    Kak Guru… kok disini gak bisa kebuka yah?? pengen liat juga nih, permainan2annya,,, gimana nih?? hiks..hiks..

    tulisannya bermanfaat bgt kak guru,,
    salam kenal.. :)

    • Agustus 10, 2010 pukul 6:41 am

      Mungkin koneksi internetnya yang terlalu lambat. Saya pakai ceria berjalan lancar apalagi pakai speddy.

  6. Agustus 8, 2010 pukul 10:39 am

    bagus pak…usul saya di kompilasi saja menjadi satu CD dengan tutorial2 yang lain…terus dibagikan ke murid2..insyaAllah bermanfaat :)

    • Agustus 9, 2010 pukul 5:22 am

      Terima kasih mas Tedy, selam ini belum ada permintaan seperti itu, maka biarlah seperti ini dulu. Nanti saya kehabisan posting dong, hahaha…

  7. Agustus 8, 2010 pukul 1:47 am

    duh.. sekarang waktunya belajar tentang siput nih. nggak mau masuk kelas ah. jijik sma siput soalnya… maaf ya pak guru

    salam akrab dari burung hantu

    ditunggu komennya di
    http://blog.beswandjarum.com/denus/2010/08/08/plaak/

  8. Agustus 6, 2010 pukul 10:51 pm

    Heee dari tadi mlm saya tunggu nich..pagi-pagi langsung buka, udah ada ilmu yang baru, terima kasih atas penjelasn ini

    • Agustus 7, 2010 pukul 6:41 am

      Iya Pak, Baru tadi malam sempat saya posting, terima kasih Pak sudah menunggu

  9. Agustus 6, 2010 pukul 1:31 pm

    waduh pak guru ko mainnany ga kluar² ya, hayah koneksi saya lemot seperti keong hehe
    Sukses Slalu!

  10. Agustus 6, 2010 pukul 1:23 pm

    Siput jadi terkenal dengan nama keong juga ya..jenisnya sama tapi tidak serupa.
    Makasi, telah menerangkan hal ini. :)

    • Agustus 7, 2010 pukul 6:42 am

      Terima kasih kembali Bli. Masukkannya mulai postingan depan saya realisasikan

  11. Kak Zen | Kembang Anggrek
    Agustus 6, 2010 pukul 1:00 pm

    siap menyimak pembelajrannya pak guru..hehe

  12. Agustus 6, 2010 pukul 12:43 pm

    Hello mas Teguh…
    pengetahuan baru neeh…
    saya simak dulu ya….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 47 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: