Beranda > Media Pembelajaran > Mengenal Alat Indra Peraba (Kulit)

Mengenal Alat Indra Peraba (Kulit)

Haloo Adik-adik…., Kang guru datang lagi. Salam sejahtera selalu, semoga adik-adik dalam kondisi sehat.

Sesuai janji kang guru untuk menyelesaikan media tentang alat indera kita, maka kang guru kali ini mengajak adik-adik untuk mempelajari tentang alat indera peraba, yaitu kulit. Indra peraba merupakan indera yang sederhana, umumnya tersebar pada kulit mamalia dan sedikit sekali pada vertebrata rendah. Kepekaan peraba pada manusia sangat besar, terutama di ujung jari dan bibir.

Kulit merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang sangat penting. Ia berada pada bagian luar tubuh kita yang dapat berfungsi sebagai pertahanan awal atau proteksi, sebagai saluran ekskresi atau pembuangan racun lewat keringat, sebagai pengatur suhu tubuh, juga membantu proses pembentukan vitamin D serta banyak lagi fungsi lain.

Tahukah adik-adik bahwa kulilt kita adalah alat tubuh yang terberat  yaitu  15 % dari berat badan, dengan luas 1,5 – 1,75 m , tebal rata-ratanya 1,22 mm dimana daerah yanng paling tebal berada pada telapak tangan, telapak kaki yaitu 66 mm dan yang paling tipis berada di daerah penis yaitu o,5 mm.

Kulit juga merupakan mahkota  yang menggambarkan keindahan seseorang, Namun kulit merupakan benteng pertama dari serangan infeksi maupun perusak kulit lainnya.

Bagaimana anatomi kulit ?

Kulit terdiri dari 3 lapisan anatomi, yaitu :

1.  Lapisan Epidermis
Merupakan lapisan kulit yang paling luar dan paling tipis. Lapisan epidermis juga terdiri dari 5 lapisan lagi, yaitu stratum korneum, stratum lusidum, stratum granulosum, stratum spinosum, dan stratum basale.

2.  Lapisan Dermis

Lapisan kedua ini terbentuk oleh jaringan elastin dan fibrosa yang terdiri dari elemen seluler, kelenjar dan rambut. Lapisan Dermis lebih tebal dari lapisan Epidermis.

3.  Lapisan Subkutis

Lapisan terakhir ini terdiri dari jaringan sel-sel lemak.

Setiap lapisan mempunyai perannya masing-masing, jika terjadi penyumbatan pada pori-pori kulit maka akan timbul masalah, salah satunya adalah akan munculnya jerawat.

Oke, untuk Mengenal lebih jelasnya tentang anatomi kulit ini,  kang guru akan  menngajak adik-adik untuk mempelajari lebih lanjut melalui media yang sudah kang guru siapkan berikut ini.

Seperti biasa Pesan  sponsor :  untuk yang koneksi internetnya lemout, sabar….hehe.

Untuk download Klik kanan disini, kemudian simpan di komputer

Referensi :
1. Buku Sekolah Elektronik (BSE), Depdinas
2. Kamus Virtual Indonesia – Inggris
3. Teguh Sasmito, Transfer Energi  pada Kulit, untuk mahasiswa keperawatan dan kebidanan, 2007

About these ads
  1. Mei 28, 2013 pukul 1:31 am

    I’m more than happy to find this great site. I wanted to thank you for your time just for this fantastic read!! I definitely loved every part of it and i also have you book-marked to see new information in your blog.

  2. November 6, 2012 pukul 5:34 pm

    What a data of un-ambiguity and preserveness of valuable knowledge concerning unexpected
    emotions.

  3. Oktober 10, 2012 pukul 2:55 pm

    aku baru dapat tugas cari indra peraba kulit,,

  4. Januari 27, 2011 pukul 12:42 am

    katon sehat kabeh :)

  5. Oktober 13, 2010 pukul 2:16 am

    thanks

  6. September 4, 2010 pukul 10:59 pm

    we e e, modulnya hebat….

  7. September 4, 2010 pukul 3:43 pm

    top markotop, setidaknya aku bisa sedikit mengetahui tenik mengajar yang baik,
    terima kasih pak, salam rahayu

    • September 4, 2010 pukul 4:25 pm

      Matur nuwun, salam rahayu saking pekalongan Ki,…

  8. September 3, 2010 pukul 12:54 am

    weeeehhhhhhhh…………baru tahu nich berat kulit q hahahahahahaha……makasih infonya sob

  9. z4nx
    September 2, 2010 pukul 10:17 pm

    Anak sekolah sekarang tuh beruntung..kalopun gak ada duit tuk beli buku, internet nyediain, salah satu nya bisa belajar di blog Kang Guru ini

    • September 3, 2010 pukul 1:25 am

      Bagus-bagus, mudah-mudahan bisa direkomendasikan kepada adik-adik di sekolah, siapa tahu ada manfaatnya.

  10. September 2, 2010 pukul 7:59 pm

    bener2 media yang menarik, pak. media pembelajaran seperti inilah yang banyak dicari. bukankah memang saatnya kini mendesain sebuah pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. salam kreatif!

    • September 2, 2010 pukul 9:31 pm

      Terima kasih Bapak telah memberikan semangat untuk tetap berinovasi, semoga yang sederhana ini bisa bermanfaat untuk peserta didik yang membutuhkan sekaligus motivasi bagi bapak ibu/guru.

  11. September 2, 2010 pukul 2:04 pm

    wah, udah nyampe indra peraba, aq ktinggalan pelajaran.

  12. September 2, 2010 pukul 9:59 am

    jadi inget masa sekolah pak ;)

  13. September 2, 2010 pukul 9:51 am

    wah terima kasih pak semua isi blog ini merupakan sebuah pendidikan dan saya mohon ijin untuk sharing danmengkopi file nya untuk saya dan anak anak pak
    salam kenal dan salam hormat dari saya

    • September 2, 2010 pukul 10:10 am

      Sialakan Pak, semoga bermanfaat, dan mohon juga koreksinya agar lebih sempurna dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan.

  14. September 2, 2010 pukul 8:49 am

    besok belajar apa lagi, pak? …
    biar denuzz bisa siapin buku untuk belajar besok dan bisa baca2 sedikit lebih awal … biar waktu pak guru jelasin denuzz gak balnk sama sekali …
    hihihi …
    semangat, pak!!!

    salam akrab dari burung hantu …

    • September 2, 2010 pukul 10:11 am

      Gak usah belajar dulu denuzz,..yang penting coba-coba,…. ingat denuzz. Bisa karena biasa, hahaha

  15. September 2, 2010 pukul 3:23 am

    Artikel pak guru ini selalu bermanfaat,, saya jadi makin tercerahkan…
    terimakasih pak.. :)

    • September 2, 2010 pukul 7:46 am

      Terima kasih mbak atas apresiasinya, semoga kita selalu bisa berbagi informasi yang bermanfaat.

  16. September 2, 2010 pukul 3:06 am

    tulisan yg sangat bagus pak…bagus untuk jadi pelajaran

  17. September 2, 2010 pukul 1:25 am

    eh ak baru tahu kulit alat terberat di tubuh
    ak kira danging lemak yg berat hihihi

  18. September 2, 2010 pukul 12:27 am

    wah terimakasih atas pelajarannya kang guru. salam

    • September 2, 2010 pukul 2:04 am

      Terima kasih kembali Pak telah berkunjung di Blog saya.

  19. September 2, 2010 pukul 12:25 am

    Makasih ata pelajarannya pak. Jadi inget kelas 1 SMA, lagi suka2nya biologi.. :)

  20. September 2, 2010 pukul 12:18 am

    melebihi otak kita dong pak. padahal konsumsi energi otak itu 40% seluruh energi tubuh kita. kulit itu emang luas sekali. gimana menghitung luasnya ya? apa pake integral? ini penting soalnya buat mandi junub.

    • September 2, 2010 pukul 2:32 am

      Hahaha, Kalau mandi junub nunggu ngitung luas kulit ya kapan saurnya Pak, belum ketemu juga sudah imsak, lalu subuh, jam 9 belum juga ketemu,…eee bisa seminggu gak puasa Pak kalau mikirin ngitung luas kulitnya. Kalau bisa sih dikelupas saja, lalu dimasukkan mesin cuci, tambah rinso, daia, diperas, masukkan lagi ember berisi pewangi, gosok sama sikat, terakhir di jemur, hehe

  21. September 2, 2010 pukul 12:10 am

    Ternyata saya belum mampir ah…..maafin saya kang Guru…

    • September 2, 2010 pukul 7:48 am

      Wah, perasaan dah pernah lho Bli , terima kasih kunjungan yang kedua nih Bli, salam sejahtera selalu

  22. September 1, 2010 pukul 11:28 pm

    Mana yang lebih peka antara alat peraba manusia dan hewan pak ?
    terima kasih atas artikel ilmu pengetahuannya.
    Jika ingat pelajaran ilmu manusia waktu SD.

    salam hangat dari Surabaya

    • September 2, 2010 pukul 2:18 am

      Wah maaf Pakde, kalau ini saya belum pernah bandingkan, terus hewan yang mana Pakde, soalnya ada hewan yang bertulang belakang dan hewan tak bertulang belakanng, kalau hewan tak bertulang belakang alat perabanya biasanya disebut tentakel (antene), Coba nanati tak cari di buku Pakde. Matur nuwun sampun rawuh.

  23. 'Ne
    September 1, 2010 pukul 11:18 pm

    salam Pak Guru :-)
    wah blognya bagus nih bukan hanya untuk kita2 tapi terutama untuk mereka yg masih sekolah.. luar biasa niatnya.. semoga selalu diberi kesempatan untuk berbagi ilmu pak :-)
    ngomong2 masalah kulit, saya baru tahu kalo kulit itu bagian tubuh kita yg paling berat hehe..

  24. September 1, 2010 pukul 4:11 pm

    terimakasih sharing ilmunya Pak, juga buat link downloadnya :)
    sukses buat Anda…

  25. September 1, 2010 pukul 2:14 pm

    Hi,

    I am Tom Jay and i would like to know if you are interested to
    earn advertising money by serving mobile advertisement on your web site.

     Mobgold is one of the largest mobile ad networks which have been working
    with social network sites, content portals, iphone Apps developers or mobile
    operators to help them increase their revenue by serving mobile
    advertisement on their wap site, Apps or mobile internet channels in a very
    rewarding way.

     If you are interested, you can sign up free at

    http://affiliate.mobgold.com/ac/012d0096k48bg7

    you can also log in to http://www.yourmobilead.com
    or tomjay-yourmobilead.blogspot.com
    for more information.

    Best Regards,

    Tomjay

  26. September 1, 2010 pukul 1:43 pm

    terima kasih ya pak atas pelajarannya, memang nampak mudah tapi realitinya byk yg sudah kita lupa.. kembali kepada cerita anak jiran saya yang pernah saya bagitau sama bapak hari tu, masih ingat nggak? doktor cakap masalahnya rumit sekali, disebabkan mungkin ya, udah lama dibiarin tanpa diberi ubatan… kesian sekali pak

    • September 1, 2010 pukul 2:39 pm

      Coba saja mama periksakan saja ke dokter secara rutin, mudah-mudahan Ananda cepat lekas sembuh, jangan putus asa mama, yakinlah pasti sembuh, amin

  27. September 1, 2010 pukul 12:28 pm

    semoga makin sukses ya MAs, dgn tulisan2 yang turut mencerdaskan anak bangsa, semoga tulisan ini selain bermanfaat juga bisa menjadi ladang amal, amin
    salam

    • September 1, 2010 pukul 2:35 pm

      Matur nuwun Bunda, mudah-mudahan begitu, kalau kita tidak bisa beramal dengan materi siapa tahu kemampuan sedikit yang diberika kepada Allah ini ada manaatnya untuk pembelajaran putra-putri kita, amin.

  28. September 1, 2010 pukul 9:52 am

    SALAM KENAL PAK GURU
    NICE POST…

    SPIRIT……….

  29. September 1, 2010 pukul 9:18 am

    Kreatip sekali bapak ini, semoga pelajarannya bermanfaat bagi anak2 :)

    • September 1, 2010 pukul 10:26 am

      mudah-mudahan begitu, amin

    • Red
      September 1, 2010 pukul 11:19 am

      betul2 kreatif! 2 thumbs up untuk pak teguh!

  30. September 1, 2010 pukul 8:37 am

    semoga pak guru makin sukses dan selalu berbagi ilmu
    keren terus ya pak postingannya :D

    • September 1, 2010 pukul 10:27 am

      Terima kasih gerhanacoklat untuk kunjungan yang kesekian kalinya.

  31. September 1, 2010 pukul 7:44 am

    Assalaamu’alaikum Kang Guru..

    Adik sudah baca semuanya dan adik faham segala ilmu yang diajar. :D
    Sungguh menakjubkan kuasa Allah ini ya. Dalam satu lapisan kulit ada lapisan yang banyak lagi. Mudahan kita akan sentiasa mensyukuri segala nikmat Allah yang dikurniakan terutama kulit yang sangat sensitif dan perlu dijaga rapi agar sentiasa bersih, segar dan muda.

    Apa ada obat yang bisa memudakan kulit agar tidak berkedut. biar selalu nampak cantik dan anggun…? :D

    nanti adik mampir lagi Kang Guru, mahu tahu jawabannya.
    Salam takzim buat mas Teguh, Kang guru yang dihormati.

    • September 1, 2010 pukul 10:42 am

      Bunda, setiap orang pasti akan mengalami kulit berkerut. Dari lapisan dermislah mulai terbentuk kerut-kerut yang menampakkan usia tua. Kerut itu terjadi karena berbagai gangguan internal dan eksternal. Perlu diwaspadai pula bahwa ketika terjadi kerut di lapisan dermis, itu belum terlihat secara nyata di kulit selama bertahun-tahun kemudian.
      Jika pembentukan kerut itu tidak dicegah secara dini, lama kelamaan kerut itu terlihat semakin nyata dan dalam di permukaan kulit.
      Bunda, berikut beberapa pencegahan yang mungkin bisa dilakukan :
      Makanan kaya antioksidan di antaranya bayam, stroberi, pepaya, jambu biji, brokoli, dan aneka sayur serta buah berwarna cerah.
      • Jangan lupakan vitamin A. Vitamin ini juga merupakan zat penting untuk kulit. Kekurangan vitamin A dapat menurunkan efektivitas krim perawatan kulit. Vitamin A diperlukan untuk pertumbuhan dan pembaruan sel-sel kulit normal.
      • Sel-sel kulit kita digantikan oleh sel baru. Sel baru naik ke atas sementara sel lama digeser. Di sini vitamin A tak hanya berfungsi sebagai antioksidan, tetapi juga memberi gizi lapisan lemak di bawah kulit. Vitamin A menjaga kulit tetap kencang dan mencegah kerusakan kulit.
      • Gejala kekurangan vitamin A di antaranya kulit kering dan kasar. Yang harus diingat, jangan berlebihan mengonsumsi vitamin A, tidak lebih dari 10 ribu IU sehari.
      • Pastikan juga cukup mendapat vitamin C. Vitamin ini membantu memperbaiki kerusakan kulit dengan membangun kolagen.
      Maaf Bunda, mungkin ini yang bisa kang guru sampaikan, untuk lebih jelasnya tantang pengobatan tentu saja Dokterlah yang punya kewwenangan. Terima kasih telah berkunjung di Indonesia, salam Persahabatan dari Pekalongan.

      • September 1, 2010 pukul 11:28 am

        Assalaamu’alaikum Kang Guru.
        Adik mampir lagi mahu belajar dan melihat jawaban yang diberi.

        Subhanallah… ternyata segala nutrimen yang mempunyai pelbagai nutrien sangat diperlukan untuk menjadikan kulit kita bagus dan mantap. yang pastinya, semua vitamin yang diperlukan untuk penjagaan kulit adalah sumber yang mudah diperolehi setiap hari.

        Bagaimana pula dengan vitamin D yang ada pada pancaran matahari yang dikatakan elok untuk kulit.

        Cahaya matahari yang menghasilkan vitamin D ini diperolehi dalam waktu awal pagi sehingga jam 10 pagi pgi adalah sangat baik untuk kulit dan digalakkan kita berjemur dengan cahayanya.

        Apakah ini hanya sekadar mitos sahaja Kang Guru ?

        Terima kasih ya atas jawaban yang diberikan untuk pengetahuan bersama ? Adik budak mahu belajar lagi kerana masa sekolah dulu, gurunya mengajar seperti sukar difahami, tetapi Kang Guru serasa mudah pula ?

        I’m very proud of you. Thanks a lot.
        nanti adik mampir lagi untuk jawaban seterusnya. :D

        Salam berbuka puasa dari Malaysia.

      • September 1, 2010 pukul 11:39 am

        Benar Bunda, Sinar matahari merupakan modal kehidupan bagi manusia. Hampir semua makhluk hidup membutuhkan sinar matahari. Bagi tubuh manusia, sinar matahari menjadi stimulus untuk memproduksi vitamin D yang penting untuk kekuatan tulang, terutama sinar matahari pagi. Akan tetapi, sinar matahari juga mengandung ultraviolet, diyakini 95 persen menjadi penyebab kerusakan kulit dan penuaan dini.

        Jika sinar matahari menyengat tubuh secara berlebihan akan berefek negatif. Sebagian yang ada dalam komponen sinar matahari adalah sinar biru, sinar infra merah, dan sinar ultraviolet.

        Gelombang panjang sinar ultraviolet A penyebab 95 persen kerusakan kulit. Sinar ini sangat kuat dan memantul ke dinding. Meradiasi ke dalam lapisan kulit, memperbesar pori-pori kulit, menyebabkan penuaan dini, kegelapan kulit, noda, kerut, kulit yang melentur dan penyakit kulit yang dinamakan polymorphous light eruptions.

        Sinar ultraviolet yang tak berhenti pada kerusakan kulit saja. Menurut para ahli, terkena sinar ultraviolet dapat menyebabkan iritasi mata. Mata jadi merah yang pada gilirannya mata terasa tertutup selaput. Secara langsung sinar ultraviolet membentuk radikal bebas yang mengganggu metabolisme. Gangguan terhadap metabolisme tubuh inilah yang menimbulkan katarak.
        Untuk menghindari radikal bebas, disarankan kita mengkonsumsi vitamin yang mengandung antioksidan yaitu vitamin A, C dan E seperti jawaban saya terdahulu. Sedangkan gelombang pendek sinar ultraviolet B bertanggung jawab atas kerusakan 5 persen kerusakan kulit. Akibatnya, warna kulit kian gelap atau gosong. Warna kulit gelap membentuk perlindungan dan merintangi sinar matahari agar tak menembus lapisan rendah kulit yang menyebabkan timbulnya penyakit kanker kulit. Barangkali Tuhan sudah mengatur mengapa di daerah yang terkena paparan sinar matahari tinggi penduduknya mayoritas berkulit gelap. Para ilmuwan mengatakan, orang yang hidup di daerah khatulistiwa mempunyai kulit gelap untuk melindungi dari sinar matahari dari sinar matahari yang membakar sepanjang matahari.

        Sebaliknya yang paling sensitive terkena sinar matahari adalah orang yang berambut merah dan kulit berwarna putih. Orang yang paling tahan terkena radiasi matahari adalah orang yang berkulit gelap. Semakin gelap (hitam) semakin terlindungi dari sinar matahari.

        Maaf Bunda kalau uraian saya terlalu panjang, sampai disini dulu, dan salam Persahabatan selalu dari Indonesia.

  32. September 1, 2010 pukul 5:52 am

    kita adalah makhluk Tuhan yg teramat sempurna yg dperlengkapi begitu banyak fasilita hidup agar kita bisa senantiasa bersyukur kepadaNya :)

    • September 1, 2010 pukul 6:12 am

      Aim, semoga kita termasuk orang-orang yang pandai bersyukur.

  33. اسوب سوبرييادي
    September 1, 2010 pukul 5:38 am

    jadi ingat guru biologi SMA… :cry:

    kangen digenitin lagi ama bu gurunya…. :lol:

    • September 1, 2010 pukul 6:14 am

      Yang dikangeni jangan genitnya ya ustadz, Ingat sudah jadi ustadz.Secantik apapun kalau sudah dikuliti apalagi sampai lapisan dermisnya habis, kagak ada menarik-emnariknya, hehe

      • اسوب سوبرييادي
        September 3, 2010 pukul 8:26 am

        :lol:

        Kang Guru bisa saja.

        Tentu lah, saya takut dengannya soalnya waktu praktik biologi beliau sangat kejam dalam “mengobrak-abrik” tubuh sang kodok, sang ikan, dan sang burung… hohohoho…

  34. September 1, 2010 pukul 4:30 am

    hehhe, jadi keinget pelajaran biologi jaman sekolah…

    • September 1, 2010 pukul 2:41 pm

      Sekarang sudah lupa ya ? rekomendasikan saja pada adik-adik yang masih duduk di sekolah, siapa tahu ada manfaatnya.

  35. Kak Zen
    September 1, 2010 pukul 4:26 am

    ijin belajar lgi pak…

  36. sedjatee
    Agustus 31, 2010 pukul 11:48 pm

    indera kulit adalah nikmat yang luarbiasa besar
    tulisan ini mengabarkan tentang nikmat itu
    semoga kita menjadi lebih bersyukur
    salam kenal and sukses selalu…

    sedj

    http://sedjatee.wordpress.com

  37. Agustus 31, 2010 pukul 10:39 pm

    kunjungan perdana untuk menapakkan jejak …info yang sangat kerent mantap pak .

    makasih pak telah berbagi .

    salam dari Bandung

  38. Agustus 31, 2010 pukul 10:35 pm

    Terima kasih motivasinya dan pembelajarannya.

    Salam kenal dari Kertosono.

  39. Agustus 31, 2010 pukul 9:08 pm

    Terimaksih Pak guru atas informasi ,,tentang ini..
    Mangtabs

  40. Dangstars
    Agustus 31, 2010 pukul 9:06 pm

    Tanpa baca ,kita pasti gak tahu..
    Setelah baca ini ,,
    Makasih nih jadi tahu tentang ssemua ini :D

    • September 1, 2010 pukul 5:04 am

      Memang betul kalau membaca adalah jendela dunia, mana mungkin kita tahu tanpa membaca, mendengar, atau melakukan. terima kasih kunjungan yang kesekian kallinya

  41. Agustus 31, 2010 pukul 5:51 pm

    Kok menu belajar dan simulasinya masih tertulis anatomi telinga, Pak.

  42. Agustus 31, 2010 pukul 4:37 pm

    Mas teguh, mohon maaf kalau saya berkomentar di blog sampeyan seperti orang ngawur, jujur saja saya kadang nggak bisa ngomong apa-apa, karena menghayal. Seandainya jaman kita sekolah dulu multimedia seperti ini :(

    Ijin unduh Mas.

    • Agustus 31, 2010 pukul 4:46 pm

      Hehe, Tak usah mengkhayal Bapak, model kayak gini kan memang jatah putra-putri kita kok Pak, jaman dulu ya sama dengan saya Pak, adanya cuma mencongak, dikte, dan hafalan. Kalau kita tidak ikut model seperti ini ya nanti terlalu tertinggal sama negara lain Pak. Mudah-mudahan saja yang sederhana ini disukai putra-putri kita ya Pak. O,ya Bapak tidak ngawur lo comennya. Terima kasih atas kunjungan yang kesekian kalinya Bapak, semoga selalu diberikan kesehatan.

  43. Agustus 31, 2010 pukul 4:13 pm

    abangku ini memang mantabe
    salam hangat dari blue
    makasih telah berbagi

    • Agustus 31, 2010 pukul 4:40 pm

      Slam hangat selalu blue dari Pekalongan n terima kasih selalu berkunjung,..

  44. Agustus 31, 2010 pukul 1:12 pm

    perlunya menjaga kesehatan kulit sesuai penjelasan Kang Guru. Tksi :)

    • Agustus 31, 2010 pukul 1:51 pm

      Betul Bli,..karena kulit sebagai pertahanan awal masukknya kuman

  45. Agustus 31, 2010 pukul 11:19 am

    Isi tulisan dan gamenya langsung di download terima kasih kang Guru maaf tidak bisa jawab hari ini, karena lagi buat persentasi

    • Agustus 31, 2010 pukul 11:25 am

      Wah, sobat lagi sibuk nih,…kasihkan sama putri saja Bli…

  46. Agustus 31, 2010 pukul 11:03 am

    Salam kenal..terima kasih ilmunya Pak..

  47. Agustus 31, 2010 pukul 9:43 am

    saya menyimak ajah
    maaf tidak download hehehe
    makasih yaw
    salam :D

  48. Agustus 31, 2010 pukul 8:41 am

    kang guru? nama ini ada affiliasi dengan AusAid?

  49. Agustus 31, 2010 pukul 7:56 am

    Pembelajaran dengan multimedia memang sudah seharusnya dikembangkan.
    Sukses pak, semoga kelak saya juga bisa buat media pembelajaran seperti yang bapak buat. Media ini dibuat pakai flash ya pak?

  50. Agustus 31, 2010 pukul 7:09 am

    Pak Guru Memang TOP BGT … pasti siswanya pada pintar semua kalau dijelaskan dengan sistem seperti ini …

    Sukses selalu untuk Bapak …

    • Agustus 31, 2010 pukul 10:17 am

      nggak jga sih Pak,….biarpun ada media kalau siswanya gak mau pakai juga percuma, makanya lebh baik saya upload barangkali bermanfaat bagai yang lain.

  51. Agustus 31, 2010 pukul 7:08 am

    wah … datang pembahasan materi yang baru lagi nih pak guru … izin mendownload juga yah pak .. bisa buat bahan mengajar juga nantinya ,,
    Terimakasih banyak untuk informasinya pak …

    • Agustus 31, 2010 pukul 10:18 am

      terima kasih mau menggunakan media ini, semoga ada hasilnya…

  52. Agustus 31, 2010 pukul 7:05 am

    insya Allah sangat bermanfaat

  53. Agustus 31, 2010 pukul 6:29 am

    kulit…
    ngomong – ngomong penyebab gatal pada kulit itu apa ya pak?

    • Agustus 31, 2010 pukul 6:38 am

      Ya macam-macam mas Tedy, kalau saat ini mungkin yang paling banyak disebabkan karena mau lebaran gak punya uang, jadi ya garuk-garuk terus,…..hehe. Jadi nanti kalau buat robot jangan yang suka duwit ya mas Tedy ?

  54. Agustus 31, 2010 pukul 5:18 am

    Wah, ini pelajaran yang saya suka lewatkan jaman SMA, padahal saya anak biologi :)
    Terima kasih sudah mengingatkan pelajaran ini, Pak Guru

  55. Agustus 31, 2010 pukul 5:14 am

    Terima kasih pelajarannya…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 48 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: