Beranda > motivasi > Empat Wasiat Albert Einstein

Empat Wasiat Albert Einstein

Siapa yang tidak tahu Albert Einstein ?

Ya,…Manusia bumi abad 20 yang paling besar jasanya bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat manusia. Dengan teori relativitasnya – baik teori relativitas umum maupun teori relativitas khusus yang dikenal dengan  rumus matematisnya yang dahsyat yaitu  E = mc2, Albert Einstein  telah berhasil menjawab fenomena-fenomena alam yang belum mampu dijawab oleh teori fisika yang dihasilkan oleh pendahulunya, Isaac Newton dan kawan-kawan.

Minat dan kecintaannya pada fisika dimulai pada saat ia berusia lima tahun. Saat ia terbaring lemah di tempat tidur akibat penyakit yang dideritanya, ayahnya memberikan hadiah sebuah kompas. Kebesaran dan keagungan alam semesta yang terefleksi dalam sebuah kompas mempesonanya dan membulatkan tekadnya untuk menguak segala tabir misteri yang berada di balik segala fenomena alam.

Raih Hadiah Nobel Fisika

Meskipun tidak begitu menyukai kegiatan di bangku sekolah, Albert Einstein tetap mampu berprestasi dengan sangat baik, menyelesaikan kuliahnya pada tahun 1900. Setelah dua tahun menganggur, akhirnya Albert Einstein memperoleh pekerjaan di kantor paten di Swiss. Sambil menekuni kesibukannya di kantor paten ,bahkan pernah ia dinobatkan sebagai Best Employer oleh atasannya. Albert Einstein tidak pernah melupakan janji kepada dirinya sendiri untuk berkarir di bidang pengembangan ilmu pengetahuan khususnya fisika.

Tahun 1909, Albert Einstein diangkat sebagai profesor di Universitas Zurich. Tahun 1915, ia menyelesaikan kedua teori relativitasnya. Penghargaan tertinggi atas kerja kerasnya sejak kecil terbayar dengan diraihnya Hadiah Nobel pada tahun 1921 di bidang ilmu fisika.

Tolak Jabatan Presiden

Tahun 1941, Albert Einstein mengucapkan sumpah sebagai warga negara Amerika Serikat. Karena ketenaran dan ketulusannya dalam membantu orang lain yang kesulitan. Albert Einstein  ditawari menjadi presiden Israel yang kedua. Namun jabatan ini ditolaknya karena ia merasa tidak mempunyai kompetensi di bidang itu.

Tahun 1955, Albert Einstein harus dirawat di rumah sakit karena pendarahan akibat pembuluh nadinya pecah. Semasa perawatan dirumah sakit, Einstein menyadari tidak memiliki banyak waktu untuk tinggal didunia ini.

Empat Wasiatnya Sebelum Meninggal :

Pertama :

  • Bila ada orang yang ingin  menjadi seperti saya syaratnya adalah mawas diri dalam hal APA yang dipikirkannya,serta BAGAIMANA ia berpikir, bukan dalam hal apa yang dikerjakannya atau dialaminya”.

Kedua :

  • Jangan mengadakan upacara pemakaman bagi diriku, kuburkan aku sebagai manusia biasa.

Ketiga :

  • Jangan menjadikan tempat tinggalku menjadi sebuah museum peringatan untuk memuliakan diriku.

Keempat :

  • Berikanlah tempat kerjaku kepada orang lain yang membutuhkannya.

Meskipun Einstein telah menjadi ilmuwan yang sukses dan memiliki reputasi dimasyarakat internasional, wasiatnya ternyata luar biasa seluar biasa pengetahuannya.

Hingga menit-menit terakhir sebelum kepergiannya, dia tak bosan-bosan mengulang perkataannya untuk tidak mengadakan upacara pemakaman bagi dirinya maupun mendirikan sebuah monumen peringatan apapun.

Berdasarkan pesan tersebut akhirnya Pemakaman Einstein berlangsung dengan amat sederhana sesuai permintaan terakhirnya, tubuhnya dikremasi dan abu jenasahnya disimpan disebuah tempat yang tidak diumumkan ke publik.

Demikian sekilas wasiat Albert Einstein, semoga menjadi motivasi dan koreksi pada kita semua.

Sumber : Biografi Einstein

Kategori:motivasi
  1. 언니 리나 Lina ( ✿◕ ‿ ◕)
    November 5, 2012 pukul 2:47 pm

    Bangga plus Kagum, saya baru mmpelajari Fisika hampir nyerah ttpi kerana 4 wasiatnya ini saya jadi terbangun termotivasi 🙂
    GOOD JOB!!

  2. imah
    Februari 19, 2012 pukul 4:45 pm

    einstein,, luar biasa dirimu..

  3. November 24, 2011 pukul 2:16 pm

    Namun sebelum tubuhnya dikremasi, ahli patologi Thomas Harvey di Rumah Sakit Princeton melakukan autopsi untuk memindahkan otak Einstein. Dan dlm waktu dekat akan dipamerkan selama 9 hari di Museum dan Perpustakaan Sejarah Medis Mutter di Philadelphia.
    Nasib yg tragis…

    • 언니 리나 Lina ( ✿◕ ‿ ◕)
      November 5, 2012 pukul 2:45 pm

      untuk apa otak Einstein di pamerkan?

  4. Juli 10, 2010 pukul 4:14 am

    Kegeniusan Albert Einstein di bidang sains tak terbantahkan, ternyata di balik itu dia juga banyak mengajarkan tentang moral dan kebenaran kepada kita.
    Sayangnya, di negeri ini tidak sedikit ilmuwan yang tergoda dengan syahwat politik atau pun ekonomi, sehingga mereka terjerumus pada pembenaran, bukan kebenaran,

    • Juli 10, 2010 pukul 4:29 am

      Kita doakan Pak, semoga ke depan di negara kita ada yang seperti Bapak inginkan, amine

  5. Juli 9, 2010 pukul 3:11 am

    salut…

  6. Juli 6, 2010 pukul 7:09 am

    Memang kalau manusia telah benar-benar berilmu pasti akan bijaksana.

    • Juli 6, 2010 pukul 7:32 am

      betul sekali mas, sayang orang-orang Indonesia yang punya ilmu justru tidak dihargai di negara sendiri, akhirnya orang luarlah yang memanfaatkan ilmuya, contohnya Pak Habibie dan Sri Mulyani ….

  7. Juli 6, 2010 pukul 12:39 am

    Einstein emang luar biasa… salut!

  8. Juli 6, 2010 pukul 12:36 am

    Wasiat yg bermanfaatpastinya… terima kasih telah berbagi pak!

  9. Juli 5, 2010 pukul 10:55 am

    Nice info, Bro.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: